Prosedur pengantaran stok darah dimulai dengan penerbitan surat keterangan dokter oleh rumah sakit, yang berisi informasi permintaan darah dari pasien. Surat tersebut diserahkan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI, di mana petugas akan memeriksa ketersediaan darah dan menjadwalkan pengambilan. Darah yang telah diuji dan diproses kemudian diantar dengan menjaga suhu dan kondisi penyimpanan yang sesuai untuk menghindari kerusakan.